POLIKLINIK REHABILITAS MEDIK
Poliklinik rehabilitasi medik RSOMH Bukittinggi adalah layanan rehabilitasi medik yang cukup lengkap meliputi fisioterapi, okupasi terapi, terapi wicara, dan orthotik prostetik dengan sistem pelayanan terpadu untuk membantu pemulihan pasien pasca stroke, cedera saraf, dan gangguan fungsi gerak.
TERAPI WICARA
Penanganan masalah Kesehatan Terapi Wicara menggambarkan cakupan pelayanan terapi wicara yaitu gangguan bahasa, produksi bicara, literasi, suara, resonansi, kognitif, irama kelancaran, makan dan menelan, rehabilitasi auditori, dan komunikasi multimodal.
Cakupan pelayanan tersebut dilaksanakan dalam bentuk upaya: Promotif berupa edukasi, penyuluhan, sosialisasi, publikasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan terapi wicara. Preventif berupa deteksi dini gangguan kesehatan terapi wicara. Rehabilitasi dalam bentuk peningkatan kapasitas kesehatan terapi wicara. Rehabilitasi dalam bentuk pemulihan gangguan kesehatan terapi wicara.
Beberapa jenis layanan terapi wicara yang tersedia antara lain:
1. Vocastim dan Vitalstim, Metode terapi dengan bantuan stimulasi untuk membantu meningkatkan fungsi otot bicara dan menelan, terutama pada pasien dengan gangguan neurologis.
2. Penanganan Bell’s Palsy Terapi untuk membantu pemulihan fungsi otot wajah yang berdampak pada kemampuan bicara dan ekspresi.
3. Gangguan Bicara dan Bahasa Layanan untuk pasien dengan kesulitan dalam pengucapan maupun pemahaman bahasa, baik pada anak maupun dewasa.
4. Gangguan Kelancaran Bicara Seperti gagap, yang mempengaruhi ritme dan kelancaran dalam berbicara.
5. Gangguan Suara Penanganan bagi pasien dengan masalah kualitas suara, seperti serak atau suara lemah.
6. Gangguan Menelan (Disfagia) Terapi untuk pasien yang mengalami kesulitan menelan, yang berisiko menyebabkan gangguan nutrisi maupun aspirasi.
7. Gangguan Makan dan Minum (Feeding Disorder) Layanan khusus terutama pada anak yang mengalami kesulitan dalam proses makan dan minum.
8. Gangguan Literasi Pendampingan bagi pasien dengan kesulitan membaca dan menulis.
9. Gangguan Komunikasi Sosial Terapi untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial, termasuk pada anak dengan kebutuhan khusus.
10. Komunikasi Augmentatif dan Alternatif (AAC) Metode komunikasi menggunakan alat bantu atau strategi khusus bagi pasien yang mengalami hambatan berbicara secara verbal.
“Dengan pendekatan yang tepat dan terapi yang berkelanjutan, banyak pasien yang menunjukkan perkembangan signifikan, baik dalam kemampuan komunikasi maupun fungsi lainnya,” ujarnya. Masyarakat yang membutuhkan layanan terapi wicara dapat mengakses layanan ini melalui pendaftaran rawat jalan sesuai prosedur yang berlaku di RSOMH Bukittinggi.
Di poliklinik ini, layanan yang diberikan meliputi:
- Evaluasi Fungsional: Penilaian menyeluruh terhadap kemampuan fisik pasien untuk menentukan area yang membutuhkan rehabilitasi.
- Perawatan Rehabilitasi: Penyediaan terapi fisik dan okupasi untuk membantu pemulihan dari cedera, operasi, atau kondisi medis seperti stroke, cedera tulang belakang, atau cedera olahraga.
- Program Latihan dan Terapi: Menyusun program latihan yang dirancang khusus untuk meningkatkan kekuatan, fleksibilitas, dan koordinasi serta mengurangi nyeri dan ketidakmampuan.
- Pengelolaan Nyeri: Teknik dan metode untuk mengelola nyeri melalui terapi manual, penggunaan alat bantu, dan modalitas lain seperti panas dan dingin.
- Konsultasi dan Edukasi: Memberikan informasi tentang cara melanjutkan perawatan di rumah, pencegahan cedera lebih lanjut, dan strategi untuk mengatasi keterbatasan fisik.
FISIOTERAPI
Fisioterapi adalah bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan/atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan dengan menggunakan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis) pelatihan fungsi, dan komunikasi
Adapun kasus berkaitan dengan Fisioterapi :
- Pediatric ( Cerebral Palsy, Torticolis, GDD Global Delayed Development,dll )
- Neuromuskular ( Bell Palsy, Post Stroke Ischemic / Hemoragic, Vertigo ,SCI, CRS Cervical Root Syndrome, Low Back Pain, dll)
- Muskuloskeletal (Frozen Shoulder, tennis Elbow / Epicondylitis lateralis), golfer’s elbow / Epicondylitis medialis, De Quervain Syndrome, Osteo Arthrosis, Carpal Tunnel Syndrome, carpal Tunnel Syndrome, Disc Bulging Lumbal, dll)
Pelaksanaan modalitas Fisioterapi di RSOMH yang diberikan sesuai indikasi Penyakit dengan menggunakan metode Manual, Latihan gerak sendi, senam, latihan khusus,terapi berupaperalatan (physic: Infra Red, Ultra Violet,dll, elektroterapeutis: Diathermy, Tens, Ultra Sound thrapy dan mekanis: Traksi Lumbal & Cervical), dimana indikasinya lebih difokuskan pada kasus Neuromuskular, Muskuloskeletal dan kardiopulmonal.
OKUPASI TERAPI
Terapi Okupasi adalah bentuk pelayanan kesehatan kepada klien dengan kelainan/kecacatan fisik dan/atau mental yang mempunyai gangguan pada kinerja okupasional, dengan menggunakan aktivitas bermakna (okupasi) untuk mengoptimalkan kemandirian individu pada area aktivitas kehidupan sehari-hari, produktivitas dan pemanfaatan waktu luang.
