Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan keselamatan kerja di lingkungan rumah sakit, Tim K3RS RSOMH Bukittinggi melaksanakan kegiatan sosialisasi dan simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi petugas keamanan (satpam) rumah sakit
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar terkait penanganan kebakaran serta tata cara penggunaan APAR secara tepat dan aman saat menghadapi kondisi darurat. Peserta mendapatkan materi mengenai jenis-jenis APAR, teknik penanganan awal kebakaran, hingga praktik langsung penggunaan APAR di lapangan.
Kegiatan yang dilaksanakan di depan gedung penunjang RSOMH Bukittinggi ini berlangsung dengan antusias dan interaktif, karena peserta tidak hanya menerima teori tetapi juga mengikuti simulasi penggunaan APAR secara langsung sehingga dapat lebih memahami teknik penanganan kebakaran ringan secara efektif. Disamping itu pemilihan satpam sebagai sasaran awal pelatihan dilakukan karena petugas keamanan mempunyai peran penting dalam membantu penanganan dan pengendalian keadaan darurat setelah respon awal dilakukan oleh petugas di ruangan. Dengan adanya sosialisasi dan simulasi ini, diharapkan seluruh peserta dapat bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam penanganan awal kebakaran.
Selain kegiatan simulasi yang diadakan sejak tanggal 7 Mei sd 8 Mei 2026 ini, Tim K3RS RSOMH Bukittinggi juga secara aktif melaksanakan sosialisasi APAR dengan sistem “jemput bola” selama dua tahun terakhir ini. Dalam kegiatan tersebut, Tim K3RS mendatangi langsung unit maupun ruangan kerja untuk memberikan edukasi dan praktik penggunaan APAR kepada karyawan. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan seluruh karyawan tentang penggunaan APAR secara benar tanpa mengganggu jam pelayanan dan meninggalkan pekerjaan. Melalui pendekatan tersebut, Tim K3RS berharap budaya keselamatan kerja dapat semakin tertanam di lingkungan rumah sakit.
Kegiatan sosialisasi dan simulasi APAR ini direncanakan akan terus dilaksanakan secara rutin dan bertahap dengan sasaran seluruh karyawan rumah sakit. Adapun target utama Tim K3RS adalah seluruh karyawan di RSOMH Bukittinggi mampu menggunakan APAR dengan baik sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat kebakaran
